Lompat ke isi utama

Berita

Tanamkan demokrasi sejak muda, BAWASLU Sragen dan SMKN 1 Kedawung Jalin Kerja Sama Sekolah Demokrasi

"BAWASLU Sragen & SMKN 1 Kedawung sepakat gelar Sekolah Demokrasi untuk bekali pemilih pemula jadi generasi cerdas & aktif berdemokrasi. 🗳✨"

Sragen – Bawaslu Kabupaten Sragen dan SMKN 1 Kedawung resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyelenggaraan Sekolah Demokrasi pada Senin (11/8/2025). Penandatanganan ini dihadiri Ketua Bawaslu Sragen Dwi Budhi Prasetyo, anggota Sri Wiharini dan Sumadi, serta Kepala SMKN 1 Kedawung Fahmi Khoiruman, S.P., M.T., bersama jajaran guru Zubaidah, Budi Wibowo, dan Sutopo.

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sebagai pemilih pemula tentang proses pemilu melalui agenda non-tahapan yang fleksibel. Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, menyampaikan, “Pendidikan demokrasi pada pemilih pemula merupakan kekuatan besar dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas.”

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMKN 1 Kedawung, Fahmi Khoiruman, menyambut positif inisiatif ini. “SMKN 1 Kedawung sangat terbuka dan menyambut baik ide gagasan Bawaslu Kabupaten Sragen tentang pendidikan demokrasi pada pemilih pemula (siswa),” ujarnya.

Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan secara non-formal dengan waktu yang disesuaikan kesepakatan bersama, dan dapat memanfaatkan berbagai lokasi sekolah seperti ruang kelas, laboratorium, maupun halaman masjid.

Usai penandatanganan, Anggota Bawaslu Sragen, Sumadi, memaparkan teknis pelaksanaan pendidikan demokrasi, termasuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bagi siswa berusia 17 tahun. Seluruh kegiatan akan diatur agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, baik melalui pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler seperti pemilihan ketua OSIS, LDK, dan Pramuka.

Bawaslu Sragen menegaskan komitmennya untuk hadir dan mendampingi siswa dalam berbagai kesempatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran demokrasi sejak dini, sehingga tercipta generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan aktif berpartisipasi dalam pemilu mendatang.