Lompat ke isi utama

Berita

Rawan Pelanggaran Lintas Provinsi? Bawaslu Sragen Perdalam Strategi Pengawasan Wilayah Perbatasan

1235fj

SRAGEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen secara intensif mengikuti kegiatan "Literasi Pojok Pengawasan Vol 8 dengan tema Hambatan dan Tantangan Pengawasan Pemilu di Wilayah Perbatasan daring melalui kanal YouTube Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah ini menjadi sangat relevan bagi Kabupaten Sragen yang secara geografis merupakan "wajah" Jawa Tengah di sisi timur karena berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Ngawi).

Muhammad Amin, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa wilayah perbatasan memiliki karakteristik kerawanan yang unik. Kompleksitas ini mencakup potensi mobilisasi pemilih antar-provinsi, akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga kerawanan politik uang yang sering kali memanfaatkan celah administrasi wilayah.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jateng, Nur Kholiq, turut menegaskan bahwa pengawasan di wilayah pinggiran tidak boleh luput dari prioritas, mengingat seringnya wilayah ini menjadi blind spot dibandingkan area perkotaan.

Belajar dari Praktik Lapangan Diskusi ini menghadirkan narasumber praktisi lapangan, yakni Koordinator Divisi P2H Bawaslu Kabupaten Cilacap, Ujang Taufik, dan Koordinator Divisi P2H Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosef Harry Suryadi.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sragen, Sumadi, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan para narasumber memberikan perspektif baru bagi tim pengawas di Kabupaten Sragen.

“Sragen memiliki tantangan serupa dengan apa yang dipaparkan. Interaksi sosial masyarakat di perbatasan Sragen-Ngawi sangat cair. Kami memperoleh wawasan berharga tentang bagaimana mendeteksi pergerakan pemilih tambahan (DPTb) yang tidak wajar dan potensi pelanggaran di desa-desa yang terpencil secara akses namun padat interaksi lintas provinsi,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menambahkan, strategi pengawasan kultural dan koordinasi lintas wilayah yang dibahas dalam forum ini akan diadopsi ke dalam taktik pencegahan Bawaslu Sragen. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada celah pelanggaran yang lolos hanya karena faktor lokasi geografis.

Penulis dan Foto: Brian 

Editor: Hum@s