Lompat ke isi utama

Berita

Ikuti Sosialisasi Daring, Bawaslu Sragen Siap Ikut Serta Kompetisi Video Kelas Sengketa

12f35f9

SRAGEN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten mengikuti kegiatan "Sosialisasi Lomba Video Kelas Sengketa Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah" yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan melalui daring ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dan dilanjutkan dengan arahan umum dari Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jateng, Wahyudi Sutrisno.

Hadir mewakili Bawaslu Sragen dalam ruang tatap muka virtual, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa (Kordiv HPS), Moh. Syamsul Arifin, yang didampingi oleh staf divisi, Afan Fatkurohman. Keduanya menyimak secara saksama pemaparan teknis terkait kompetisi yang akan menjadi ajang adu inovasi antar-Bawaslu se-Jawa Tengah ini.

Berdasarkan pemaparan dari Kabag PPPS Bawaslu Jateng, Bre Ikrajendra, dan Analis Hukum, Fahri HS, kompetisi ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai instrumen evaluasi dan apresiasi atas inovasi Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Kelas Sengketa di masa non-tahapan. Sasaran utama dari kelas ini adalah mahasiswa, peserta magang, dan publik guna membangun kesadaran kritis mengawal keadilan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi dan kapabilitas kelembagaan Bawaslu pada masa non-tahapan

Menanggapi giat tersebut, Kordiv HPS Bawaslu Sragen, Moh. Syamsul Arifin, menyambut antusias dan menyatakan kesiapan timnya untuk berpartisipasi. Ia menilai kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk kreativitas visual semata.

"Lomba video Kelas Sengketa ini adalah momentum yang sangat positif. Bagi kami di Bawaslu Sragen, ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi esensinya adalah bagaimana kita mampu mendokumentasikan kerja-kerja kelembagaan dengan cara yang inovatif dan mudah diterima oleh publik. Di masa non-tahapan ini, eksistensi dan kapabilitas lembaga pengawas pemilu harus terus dijaga agar tidak vakum," tegas Syamsul.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa format penilaian gabungan menuntut kesiapan tim yang matang. "Penilaian yang menggabungkan antara bobot laporan tertulis dan kreativitas video dokumentasi berarti menuntut harmonisasi antara kerja administratif yang tertib dengan publikasi yang menarik. Kami bersama jajaran staf HPS tentu akan segera merumuskan konsep terbaik untuk menampilkan wajah Kelas Sengketa Bawaslu Sragen di tingkat provinsi," imbuhnya optimis.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Bawaslu Sragen akan segera mempersiapkan materi dan dokumentasi yang relevan. Ajang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran pengawas pemilu di daerah untuk terus berinovasi dalam memberikan edukasi dan layanan penyelesaian sengketa proses pemilu

Penulis dan Foto: brian 

Editor: Hum@s