Lompat ke isi utama

Berita

Ikuti Sinergi Bawaslu RI dan BSSN, Bawaslu Sragen Dukung Penguatan Keamanan Digital Pengawasan Pemilu

12f359g

Sragen – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen mengikuti  kegiatan Sinergi Bawaslu dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) : Memperkuat Keamanan Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu RI tersebut, dihadiri secara daring melalui aplikasi zoom meeting oleh Ketua, Anggota dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sragen.

Mengutip yang disampaikan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, kegiatan ini menjadi momentum bersama untuk membangun ekosistem Pengawasan Pemilu yang semakin aman, tangguh dan adaptif terkait perkembangan teknologi serta ancaman siber. Pemilu dan Pemilihan saat ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi digital. Apalagi Pemilu 2029 di tengah maraknya penggunaan AI di seluruh lini kehidupan. 

Dikatakan, Pemanfaatan teknologi  memungkinkan Bawaslu bekerja lebih cepat, terintegrasi, efektif dan mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Namun di balik manfaat tersebut terdapat resiko dan tantangan yang harus diantisipasi.

Keamanan digital bukan persoalan teknis semata. Keamanan digital merupakan bagian tata kelola lembaga, bagian dari manajemen resiko, bagian dari perlindungan data dan informasi, serta bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas Pemilu.

Dalam kegiatan itu, disaksikan bersama dokumen nota kesepahaman yang ditunjukkan oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja dan Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara, Mayjen TNI Soetedjo Joewono.

Kerja sama ini menguatkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pengawasan pemilu yang selaras dengan perkembangan teknologi dan merupakan langkah bersama dalam mengantisipasi dan menanggulangi ancaman siber. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, menyambut baik terjalinnya kerja sama ini. Melalui kerja sama ini, sumber daya manausia di daerah diharapkan semakin kompeten melalui pelatihan keamanan digital. Dengan demikian, tugas pengawasan dapat berjalan lebih optimal dan terlindungi  dari kerentanan siber.

Penulis dan Foto: Hum@s 

Editor: Hum@s