Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Konsolidasi Nasional, Bawaslu Sragen Siap Wujudkan Visi Misi Bawaslu 2025-2029

12358d

Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen hadir dalam Kegiatan Konsolidasi Nasional Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu RI di Mercure Convention Centre, Ancol, Jakarta, pada 7–10 Desember 2025. Dalam kegiatan ini, Bawaslu Sragen menyimak langsung arahan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, terkait arah baru pengawasan pemilu lima tahun ke depan.

Dalam arahannya, Rahmat Bagja memaparkan visi Misi baru Lembaga sebagaimana tertuang dalam Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Bawaslu Tahun 2025-2029, yakni "Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial Melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas".

Bagja menekankan bahwa demokrasi substansial tidak bisa dikerjakan sendirian oleh penyelenggara. Di hadapan 1.305 peserta dari jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Bagja menegaskan pentingnya ekosistem kolaboratif.

"Ke depan, Bawaslu harus tampil sebagai pelopor kolaborasi yang dapat mendorong transformasi demokrasi dari yang sekadar prosedural menuju demokrasi yang lebih substansial, melalui penguatan sistem pengawasan pemilu yang berintegritas," tegas Bagja.

Bawaslu Sragen mencatat tiga misi utama yang diamanatkan untuk periode 2025–2029 guna mendukung visi tersebut:

  1. Peningkatan Kualitas Pengawasan: Fokus pada pencegahan, penanganan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa proses yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan.
  2. Penguatan Kemitraan: Menggandeng masyarakat sipil dan pemangku kepentingan untuk menciptakan pemilu yang partisipatif, jujur, dan adil.
  3. Reformasi Birokrasi: Membangun tata kelola birokrasi yang bersih dan prima demi pelayanan publik yang optimal.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, menyatakan kesiapannya untuk menerjemahkan Visi Nasional ini ke dalam kerja-kerja pengawasan di tingkat Kabupaten. Menurutnya, poin kolaborasi yang ditekankan RI sangat relevan dengan tantangan demokrasi di tingkat lokal.

"Arahan Ketua Bawaslu RI menjadi peta jalan bagi kami di Sragen. Kolaborasi dengan masyarakat sipil dan penguatan integritas pengawas akan menjadi prioritas kami, tidak hanya saat tahapan pemilu, tetapi juga di masa non-tahapan untuk menjaga kepercayaan publik," ujar Dwi Budhi di sela-sela kegiatan.

Selain pemaparan Visi Misi, forum ini juga menjadi ajang pengingat bagi seluruh jajaran pengawas pemilu untuk tetap menjaga etika dan profesionalitas. Bagja mengingatkan bahwa di masa non-tahapan, Bawaslu harus tetap disiplin meningkatkan kompetensi SDM dan melahirkan inovasi pengawasan.

Kegiatan Konsolidasi Nasional ini turut dihadiri oleh pimpinan Bawaslu RI lainnya, yakni Puadi, Herwyn JH Malonda, Totok Hariyono, Lolly Suhenty, serta Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait.

Penulis dan Foto: Brian

Editor: Hum@s