Bawaslu Sragen Optimalkan Publikasi Jurnalistik Aktual
|
Sragen – Bawaslu Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Pelatihan Jurnalistik yang berlangsung di aula kantor Bawaslu Kabupaten Sragen, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kepedulian dan kompetensi pegawai Bawaslu Kabupaten Sragen di bidang jurnalistik, khususnya dalam pengelolaan informasi, penyusunan berita, serta publikasi kegiatan pengawasan yang akurat, informatif, dan menarik, guna mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara efektif dan bertanggung jawab.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, menyampaikan bahwa sebelumnya sudah mengagendakan kegiatan ini sejak awal bulan dan akan dipandu oleh Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H). Pembekalan bagi seluruh pegawai ini penting agar mampu memahami bagaimana pembuatan berita, pengambilan foto dan video pendek.
Koordinator Divisi P2H, Sumadi, mengingatkan bahwa kegiatan pelatihan jurnalistik ini untuk menyegarkan kembali serta memperbaiki kekurangan pengelolaan publikasi. Ia berharap kerja kehumasan semakin optimal dengan keterlibatan seluruh pegawai. Ditekankannya bahwa dalam ilmu jurnalistik, berita yang baik adalah berita yang aktual. Kegiatan pada hari ini maka hari ini juga dipublikasikan.
Ia mengingatkan dan mengajak seluruh pegawai di lingkup Bawaslu Kabupaten Sragen agar aktif memberikan like maupun komentar setiap konten dari akun resmi Bawaslu Kabupaten Sragen. Menurutnya, bentuk kepedulian tersebut sebagai ekspresi kecintaan pada lembaga serta sebagai apresiasi terhadap kerja publikasi.
Dalam teknik penulisan berita, Kepala Subbagian Pengawasan, Gelar Rajawali Mahendra menyampaikan dasar penulisan berita memiliki prinsip serupa dengan Form A Pengawasan, yakni berpatokan pada rumus 5W+1H. Adapun ciri berita yang bagus, menurutnya harus menarik, aktual, terpercaya, dan jelas.
Staf yang membidangi kehumasan, Brian Hafiz, pada kesempatan itu memaparkan materi teknik fotografi dan pembuatan video pendek. Ia menyampaikan agar dalam pengambilan foto tidak ragu mengambil dalam jumlah banyak untuk memudahkan proses editing. Ditambahkannya, foto atau video yang baik harus bisa berbicara. Audiens dapat langsung memahami konteks berita hanya dengan melihat gambar.
Brian Hafiz lebih luas menjelaskan teknik pengambilan gambar dari long shot untuk cakupan luas, sampai dengan Extreme Close Up untuk rincian ekspresi atau detail objek secara lebih tajam dan mendalam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh staf Bawaslu Kabupaten Sragen mampu menerapkan teknik dasar penulisan berita, fotografi, dan video pendek dalam melaksanakan tugas sehari-hari di lapangan sehingga publikasi kegiatan pengawasan dapat tersaji secara aktual, akurat, dan menarik.
Penulis dan Foto: Hum@s
Editor:Hum@s