Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sragen membangun sinergi bersama mitra bawaslu dalam penguatan kelembagaan pengawas pemilu

12358

Sragen – Bawaslu Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu pada Rabu, 20 Agustus 2025, di Front One Hotel, Sragen. Acara yang dihadiri oleh akademisi, pemantau pemilu, dan mitra strategis ini bertujuan membangun institusi yang profesional serta menguatkan peran Bawaslu dalam menciptakan pemilu yang demokratis.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo, menekankan pentingnya melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk sekolah dan Kesbangpol, untuk penguatan kelembagaan. Kegiatan ini juga menjadi wadah penting untuk menyusun rekomendasi strategis menuju Pemilu 2029, sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk menyelenggarakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber dan Jurdil).

Narasumber dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Nur Kholiq, menyampaikan evaluasi Pemilu 2024 dan sejumlah tantangan ke depan, seperti partisipasi publik, politik uang, netralitas ASN, dan patroli siber. Diskusi peserta pun mengemuka, mulai dari penguatan pencegahan di tingkat desa, isu netralitas ASN, keterbatasan akses data, hingga pentingnya Bawaslu menyiapkan strategi pengawasan berbasis teknologi artificial intelligence (AI) untuk Pemilu 2029..

Sesi kedua dengan Muhammad Toha dari Komisi II DPR RI yang menyoroti sejarah dan tantangan demokrasi, serta Doni selaku Tenaga Ahli yang mengingatkan akan kelelahan penyelenggara dan perlunya evaluasi mendalam terhadap jadwal pemilu ke depan. Secara simbolis, buku “Ragam Cerita Pengawas Adhoc di Kabupaten Sragen” juga diserahkan kepada para peserta sebagai bentuk dokumentasi dan pembelajaran.

 

Penulis dan Foto: Hum@s

Editor: Hum@s