Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sragen Hadir Sebagai Panelis Debat Paslon Pemilos SMA Negeri 1 Sragen

-

Dwi Budhi P (Ketua Bawaslu Sragen) saat memberikan sosialisasi pendidikan politik kepada peserta Pilketos 

Sragen - Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo hadir sebagai panelis dalam debat terbuka Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Sragen pada Senin (12/10/2026). Tiga pasangan calon tampil di podium aula SMA Negeri 1 Sragen, di hadapan para panelis, tamu undangan, dan perwakilan siswa.

Dalam sambutan yang disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Gandhi Mahardika, debat terbuka itu merupakan rangkaian dari proses Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) yang dimulai dari sosialisasi, pendaftaran calon, tahap seleksi, orasi, dan setelah debat pasangan calon ini berlanjut pada pemungutan suara. Menariknya, dalam pemungutan suara  pada Kamis (15/10/2026) nanti, diadakan secara e-voting. 

Gandhi menyampaikan dari lima bakal calon yang mendaftar, akhirnya dalam tahap seleksi terpilih tiga pasangan calon (Paslon). Debat terbuka ini merupakan wadah untuk menyampaikan visi dan misi serta menguji kompetensi Paslon. 

Ia menambahkan, Pemilos ini adalah kesempatan untuk memilih pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, serta mempunyai solusi bagi kemajuan sekolah.

Saat memberi sambutan, Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi Prasetyo menekankan pentingnya pengenalan demokrasi sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah. Kehadiran Bawaslu Kabupaten Sragen dalam Pemilos ini merupakan bagian dari program Bawaslu Goes to School untuk menanamkan kepada para siswa terkait nilai Pemilu jujur, adil dan bebas dari intimidasi. Lebih dalam lagi, ia menyampaikan peran, fungsi dan wewenang Bawaslu dalam Pemilu. Selain itu, ia juga mengapresiasi proses Pemilos yang telah memiliki tata tertib dan regulasi yang dijalankan dengan runtut sejak awal. Bahkan untuk pelaksanaan pemungutan suara secara e-voting, diinisiasi langsung oleh kepanitiaan siswa. 

Debat terbuka diawali dengan penyampaian visi, misi, dan program kerja. Paslon kemudian saling tanya jawab dan pendalaman materi.  Dalam kesempatan itu Dwi Budhi meminta tanggapan Paslon terkait upaya menghilangkan budaya senioritas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai wujud penerapan demokrasi yang bebas dari intimidasi.

Debat terbuka yang berlangsung selama dua jam tersebut berjalan hangat dan seru. Bawaslu Kabupaten Sragen juga akan hadir untuk mendampingi dan memastikan Pemilos di SMA Negeri 1 Sragen yang digelar secara e-voting berlangsung secara  transparan dan berintegritas sesuai prinsip demokrasi.

Penulis dan Foto : Didik W
Editor : Humas