Bawaslu Sragen Gelar Goes to School di SMK Bina Taruna Masaran
|
Sragen – Dalam kegiatan Goes to School kali ini, Badan Pengawas Pemilihaan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen mengunjungi SMK Bina Taruna Masaran. Kunjungan dengan turun langsung memberi pengenalan dan pemahaman terkait demokrasi dan kepemiluan ini, berlangsung pada Senin (31/8/2026).
Dalam kesempatan itu, ketua Bawaslu Kabupaten Sragen Dwi Budhi Prasetyo, didampingi anggota Kukuh Cahyono dan Muh. Syamsul Arifin, diterima di ruang pertemuan dan melakukan audiensi dengan perwakilan sekolah. Selama ini telah terjalin kerja sama yang baik antara kedua belah pihak. Komunikasi yang semakin intens, diperdalam lagi dengan kesepakatan bersama untuk uji petik data pemilih pemula, khususnya siswa yang telah memenuhi syarat usia hak pilih Pemilu 2029.
Penyampaian materi kepada para siswa diawali dengan pengenalan terhadap lembaga Bawaslu sebagai bagian dari penyelenggara pemilu. Minimnya pengetahuan para siswa mengenai nilai-nilai dasar demokrasi dan tingginya semangat keingintahuan mereka menjadi pendorong untuk lebih luas menyampaikan ruang lingkup demokrasi, lebih dalam lagi mengenai kepemiluan. Melalui pemilu tersebut akan terpilih Presiden, Kepala daerah, serta Anggota Legislatif. Para pemimpin yang terpilih tersebut selanjutnya akan menentukan arah kebijakan Bangsa.
Para siswa diingatkan bahwa proses demokrasi memerlukan partisipasi, kepedulian, tanggung jawab, dan keberanian dalam menyuarakan atau mengawasi agar berjalan sesuai aturan. Untuk itu Bawaslu Kabupaten Sragen pun memperkenalkan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang selama ini telah berjalan dengan peserta pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Sragen.
Dwi Budhi juga mengingatkan agar para siswa menjadi pemilih yang cerdas, menolak politik uang, tidak menyebarkan berita hoaks atau ujaran kebencian, serta berani melapor jika menemukan dugaan pelanggaran. Ia mengapresiasi antusiasme para siswa yang menyimak materi yang disosialisasikan.
“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat pada pemilu 2029. Kami telah banyak menyampaikan terkait demokrasi, pemilih pemula, kewajiban berpartisipasi, aturan dalam kampanye, serta bagaimana cara melaporkan pelanggaran. Nantinya diharapkan pemilu 2029 semakin bermartabat dan berkualitas,’” ujarnya seusai acara.
Bawaslu Kabupaten Sragen terus berkomitmen menyebarkan pemahaman demokrasi yang efektif melalui sekolah. Kesadaran berdemokrasi dan peran partisipasi pemilih pemula dianggap penting dalam menyukseskan Pemilu 2029. Kegiatan serupa tentunya akan diagendakan ke sekolah lain agar kontribusi pemilih pemula khususnya dari kalangan pelajar benar-benar nyata dalam membangun demokrasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Penulis dan Foto: Hum@s
Editor: Hum@s