Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Sragen menghadiri kegiatan Focuz Grup Discusion Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

12367

Sragen-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen menghadiri kegiatan Focuz Grup Discusion (FGD) Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Sragen Tahun 2024. Acara dilaksanakan di aula KPU Kabupaten Sragen, Jum'at, (21/02/2025).

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten Sragen, Polres, Kejaksaan, Kodim, Disdukcapil, Kesbangpol, Partai Politik, Ormas, media massa dan media cetak serta stake holder terkait.

"Pada pemilihan 2024 data pemilih selalu berubah dan update setiap saat. Sehingga ada kendala dalam pemisahan pemilih setiap TPS. Ini terjadi di Kecamatan Jenar, pemilih satu rumah meskipun beda  KK terpisah TPS. Sehingga terjadi salah menggunakan hak pilih pada TPS yang ditentukan, "ungkap Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetyo.
"Sehingga ketika Coklit juga sekaligus Pemetaan TPS, berdasarkan akses menuju Ke TPS dgn tdk hanya memisah KK juga dengan tidak memisah Penghuni dlam 1 rumah meskipun beda KK.
Ini menjadi perhatian bersama dalam tahapan Pemetaan TPS,.dan manfaat Cek DPT online sangat Efektif sekali untuk mengetahui apakah masyarakat sudah masuk dlm DPT belum," pungkas, Budhi.

"Ada persoalan yang klasik yaitu terkait dengan logistik, masih sering kekurangan. Walaupun sudah dihitung dan telah sesuai. Namun dalam prakteknya masih terjadi. Selain itu, ada beberapa aturan yang tidak bisa mengakomodir pelanggaran yang ada. Terjadi pelanggaran di masyarakat namun tidak ada aturan atau sanksinya" imbuh anggota Bawaslu Sragen, Kukuh.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kuncoro Adi P (Direktur Peneliti Ganesa) dan Rahadi (LPTP Surakarta). Dari sisi kelembagaan perlu adanya partisipasi masyarakat dalam pemilihan maupun pemilu. Tentu dengan apa yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu masih banyak yang harus dikuatkan lagi.

Non-Tahapan Pilkada Serentak 2024 ada kendala dalam  Pengelolaan Logistik. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator Pengadaan dan distribusi logistik (surat suara, kotak suara, dsb). Selain itu  Pengawasan logistik untuk mencegah kerusakan dan kekurangan bahan.

Tidak hanya dari sisi pengawasan saja, Koordinasi antara instansi terkait untuk pengiriman dan penerimaan logistik juga perlu diperhatikan.

Tujuan dari Menjamin kelancaran distribusi logistik yang tepat waktu dan akurat.

Ada beberapa faktor dapat mempengaruhi pemilihan 2024, Faktor Sosial Dan Ekonomi   Seberapa besar pengaruh media sosial dalam pembentukan opini publik terkait kandidat?  Apakah ada potensi konflik horizontal antar-pendukung kandidat.

Seberapa besar pengaruh politik nasional terhadap konstelasi politik di Sragen? Apakah ada intervensi elite politik nasional dalam Pilbup Sragen 2024?

Pada Pilkada Sragen 2024, tingkat partisipasi pemilih mencapai 79%, yang berarti dari 762.310 pemilih terdaftar, sekitar 601.225 orang menggunakan hak pilihnya. Angka ini lebih rendah dibandingkan partisipasi pada Pemilu 2024 sebelumnya, yang mencapai 84,74%. Ini berdasarkan Solo Tribunnews.com News.okezone.com

Ini terjadi kemungkinan karena kejenuhan pemilih dalam waktu yang singkat ada pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.

Penulis dan Foto: Nur

Editor: Hum@s