Bawaslu Kabupaten Sragen hadiri undangan FGD (Focus Group Discussion) KPU Kabupaten Sragen tema kajian prosedur informasi dalam pemungutan,penghitungan dan rekapitulasi hasil pemilu serta kajian sistem pemilu indonesia.
|
Sragen – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hadiri undangan FGD KPU Kabupaten Sragen, untuk diskusi kajian prosedur informasi dalam pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil pemilu serta kajian sistem pemilu. Undangan ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Sragen, Rektor Universitas Sragen, Partai Politik, KPU se-Solo Raya, Bawaslu Kabupaten Sragen dan Stakeholder.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Srageb, Prihantoro menjelaskan bahwa rapat FGD kajian prosedur informasi dalam pemungutan,penghitungan dan rekapitulasi hasil pemilu serta kajian sistem pemilu indonesia,dalam kesempatan ini ada pemateri dari universitas Nahdlaul Ulama dan Diskominfo kabupaten sragen untuk bagaimana sistem kedepan terhadap pungut hitung. Dalam pemilu kedepan perlunya kajian sistem pungut hitung dan rekapitulasi.
KPU berharap dalam FGD ini menjadi forum untuk tukar pikiran supaya sistem pungut hitung pemilu kedepan lebih baik lagi. "Kami berharap dalam forum ini ada masukan dan ide – ide untuk sistem pemilu kedepan". ujarnya.
Dalam forum tersebut di buka sesi diskusi dan tanya jawab. Dari tamu undangan semuanya berdiskusi dan tanya jawab untuk prosedur pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi serta kajian sistem pemilu ke depan.
Anggota Bawaslu, Sumadi, menyampaikan bahwa dari semua paparan materi maupun diskusi ini cukup menarik untuk persiapan pemilu ke depannya dari segi teknis pelaksanaan maupun segi pengawasan. Tetapi dari sistem pemilu maupun pemilihan kemarin juga harus ada evaluasi terlebih dahulu." Sistem sirekap menurut saya sudah bagus, tinggal di kembangkan lagi ,bisa dari tim teknis nya yg memegang sirekap. Evaluasi belum di lakukan kenapa harus ganti sistem," jelasnya.
Sutrisna ,”Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Sragen menyampaikan dari hasil pembahasan Focus Group Discussion dari pemerintah suport,tetapi juga harus di pertimbangkan beberapa aspek-aspek nya dari segi akuratnya, effisiennya dan kendalanya perlu juga di perhatikan. "Kami pemerintahan suport untuk hasil FGD ini, dan dari beberapa masukan untuk sistem rekapitulasi, dari kami juga perlu adanya kajian lagi seperti Quick Count (penghitungan cepat) kami perlu kaji terlebih dahulu. " pungkasnya.
Penulis dan Foto: Humas
Editor: Humas