Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Sragen Gandeng SMA N 1 Gondang untuk Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dan Uji Petik Data
|
SRAGEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen terus melakukan langkah proaktif dalam memberikan pendidikan politik dan memastikan hak pilih masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Pada hari Kamis (9/7/2026), Bawaslu Sragen melaksanakan koordinasi dengan sekolah menengah atas, yakni SMA Negeri 1 Gondang.
Koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sumadi selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sragen, dengan didampingi oleh Kepala Subbagian (Kasubag) Gelar Rajawali M beserta staf sekretariat Bawaslu Sragen, Angga N A W.
Ada dua agenda utama yang dibawa oleh Bawaslu Sragen dalam kunjungan ke sekolah tersebut. Pertama, Bawaslu Sragen memberikan surat permohonan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dengan harapan diberikan alokasi waktu pada rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru. Sehingga nantinya Bawaslu Sragen dapat mengisi salah satu sesi untuk memberikan sosialisasi pendidikan demokrasi yang dikhususkan bagi pemilih pemula.
"Melalui sesi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah nanti, kami ingin memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa tentang pentingnya peran aktif mereka terhadap proses demokrasi. Kami tidak hanya mengedukasi tentang tata cara menyalurkan hak suara, tetapi juga menitikberatkan pada pentingnya keterlibatan pemilih pemula dalam pengawasan partisipatif untuk mencegah potensi pelanggaran," jelas Sumadi.
Selain agenda permohonan sosialisasi Pendidikan demokrasi, Bawaslu Sragen juga memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan uji petik pemutakhiran data pemilih pemula di lingkungan sekolah. Langkah jemput bola ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemuktakhiran data pemilih berkelanjutan(PDPB) yang sedang berlangsung.
Melalui uji petik ini, Bawaslu mencocokkan data kependudukan para siswa untuk memastikan bahwa mereka yang baru atau akan menginjak usia 17 tahun telah terdata dengan valid secara administratif. Hal ini agar hak pilih mereka sebagai pemilih baru tidak hilang pada perhelatan demokrasi mendatang.
Pihak sekolah, SMA Negeri 1 Gondang, menyambut baik inisiatif Bawaslu tersebut. Kolaborasi antara Bawaslu dan instansi pendidikan ini diharapkan dapat mencetak generasi pemilih muda di Kabupaten Sragen yang cerdas, kritis, dan peduli terhadap kualitas demokrasi.
Penulis dan Foto: brian
Editor: Hum@s