Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas SDM, Bawaslu Sragen Sambut Pengawasan Di Era Digital

12g358

Sragen - Bawaslu Kabupaten Sragen mengikuti Literasi Pojok Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Jawa Tengah pada Senin (8/6/2026). Diikemas melalui zoom meeting dan Youtube Bawaslu Jateng, kegiatan itu bertema “Pengembangan Literasi Pengawasan di Era Digital”. Hadir memberikan sambutan, Ketua Bawaslu Jateng Muhammad Amin dan Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Jateng Muhammad Rofiuddin. Sedangkan narasumber Abdul Karim Mustofa, Pengiat Pemilu–Akademisi Pemilu dan Demokrasi, serta Amal Nur Ngazis, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Grobogan. 

Menyambung apa yang disampaikan Muhammad Amin, kegiatan ini sebagai upaya  memahami dan  memiliki kemampuan menganalisis,  hingga pelaporkan secara Daring. Karena tren ke depanya mesti beradaptasi pelan-pelan dari konvensional ke digital. Pengawasan digital ini lebih komplek. Trennya nanti dalam money politik mungkin bukan hanya cash money,  tapi juga bentuk-bentuk uang digital yang saat ini trend, ada bitcoin dan lainnya. Hal ini akan juga mempengaruhi pola-pola pengawasan. Maka penting bagaimana mengantisipasi dengan memberi pengetahuan mengenai bentuk-bentuk pengawasan berbasis digital.

Sepaham dengan itu, diperdalam oleh Muhammad Rofiuddin, yang membeberkan bagaimana awal mula perkembangan teknologi komunikasi hingga sampai pada saat ini. Media sosial sudah sangat luar biasa. Era digital kini telah bergeser ke Artificial Intelligence (AI). Kemampuannya bukan cuma merekam data, tapi bisa jadi teman ngobrol, diskusi bahkan Curhat untuk menyelesaikan pekerjaan. Ia menekankan agar meningkatkan level yang tidak hanya mengunggah konten di website atau media sosial. Lebih dari itu bagaimana ke depan pengawasan dapat mendominasi di sistem AI. Di antaranya dengan membuat konten yang menarik dan bagus, yang bisa diterima skala luas.  

 Di sisi lain, Abdul Karim Mustofa menyoroti teknologi AI sebagai peluang mempermudah informasi kepemiluan cepat diakses. Masyarakat bisa mengikuti tahapan pemilu langsung dan berpartisipasi aktif sebagai mata dan teliga demokrasi. Namun begitu perkembagan Al bisa mengolah propaganda digital hingga serangan buzzer menjadi ancaman serius kualitas demokrasi.

Sementara itu seusai menyimak acara dari aula kantor Bawaslu Kabupaten Sragen, Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen, Dwi Budhi  Prasetyo mengungkapkan bahwa Al akan terus berkembang. Bagaimana pun menuntut kesiapan dan mesti dihadapi dalam pengawasan pemilu ke depan. Maka itu Bawaslu Kabupaten Sragen akan terus meningkatkan kapasitas SDM, bisa melalui konsolidasi internal maupun mendorong mengembangan diri  lewat literasi  digital yang lebih masif. Harapannya bisa terwujud pengawas pemilu yang tangguh, cerdas, dan sigap menjaga demokrasi  dari dampak negatif yang terafiliasi oleh teknologi.

Penulis dan Foto: Hum@s 

Editor: Hum@s