Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Kabupaten Sragen : Takwa Dan Integritas

12358l

Sragen- Pada Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Kabupaten Sragen episode kedua menghadirkan Sri Wiharini anggota Bawaslu Kabupaten Sragen dengan tema Beramadhan: Taqwa melahirkan Integritas. Di awal ia menyebut Ramadhan adalah momentum untuk merubah diri kepada hal yang lebih baik. Ramadhan adalah madrasah takwa karena kelulusannya adalah tingkat ketakwaan tertinggi. Ketakwaan tersebut otomatis akan melahirkan integritas. Orang yang bertakwa sadar bahwa semua yang dilakukan diawasi oleh Allah. 

“Puasa mengajarkan lapar dan dahaga tetapi bukan sekadar menahan makan dan minum, melainkan mengajarkan kita untuk menahan diri, untuk mawas diri, dan juga mejaga integritas sebagai pengawas pemilu. Integritas adalah harga mati yang tidak boleh ditawar lagi. Integritas adalah mahkota kita. Kalau ketakwaan kita meningkat maka integritas kita pun akan meningkat,” tuturnya dengan intonasi bersemangar di tengah ibadah puasa.

Ia menambahkan dengan ketakwaan yang tinggi, tidak mungkin mau menerima suap. Tidak mungkin akan didekati untuk melakukan sesuatu yang menyimpang dari sumpah dan tanggung jawab yang diemban. 

“Bawaslu beramadhan berarti bekerja dengan bersih, bekerja dengan iklas, bekerja dengan tulus, tanpa pamrih, tanpa harus dilihat orang, tanpa harus disorot kamera. Bawaslu beramadhan integritas meningkat adalah tujuan kita seluruh penyelenggara pemilu, terutama Bawaslu Kabupaten Sragen,” sambungnya.

“Semoga Allah berikan kemenangan ketakwaan di akhir Ramadhan. Dan Semoga kita diberi kekuatan dalam menjaga integritas,” pungkasnya sebelum mengakhiri  dengan salam.

Penulis dan Foto: Hum@s

Editor: Hum@s