Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sragen Galakkan Informasi Kinerja Melalui POSISI (Podcast Literasi Demokrasi)

1235fh

Sragen - Sosialisasi strategi pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas lembaga, serta peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu, terungkap dalam Podcast Literasi Demokrasi (P0SISI) yang berlangsung di chanel Youtube  Bawaslu Kabupaten Sragen, tayang pada senin (9/2/2026). Poscast ini menghadirkan narasumber Sumadi selaku Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Sragen. Dengan pembawa acara Maria Rosa. 

Sumadi memaparkan ada dua surat himbauan ke KPU dan lima saran perbaikan yang keduanya berkaitan dengan tahapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Surat hibuan itu mengenai pelaksanaan rapat pleno tepat waktu sesuai mekanisme, dan saran perbaikan agar data yang terhimpun dari bawah yang belum singkron untuk dieksekusi KPU. 

Ia juga meyampaikan tindak lanjut dari Nota kesepahaman atau MOU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mulai dilaksanakan. Salah satunya kegiatan di sekolahan dengan aktif berkomunikasi bahkan memberi materi melalui upacara hari senin maupun mengisi kegiatan-kegiatan yang ada di sekolahan. Selain itu dalam kerja sama degan Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPK),  telah mengundang Ketua TPPPK untuk menjadi Narasumber dalam progam pengawasan partisipatif berbasis peran perempuan dan keluarga.  Bawaslu Sragen juga gencar menjalin komunikasi dengan pihak yang telah menjalin MOU dan PKS di Kabupaten Sragen, serta  berdiskusi terkait demokrasi dan mengevaluasi pemilukada di kabupaten Sragen secara menyeluruh untuk perbaikan di pemillu 2029.

Lebih lanjut Sumadi menyebut peran Bawaslu Sragen bagi pemilih pemula. dengan memberdayakan Saka Adhiyasta pemilu. Dijelaskannya bahwa di Saka Adhiyasta pemilu ada tiga Krida, yaitu Krida Pengawasan, Krida Penyelesaian Sengketa, dan Krida Penangganan Pelanggaran. Semua itu secara garis besar akan diajarkan, melalui pelatihan rutin yang melibatkan semua divisi di Bawaslu Sragen. Dengan demikian harapannya mereka bukan hanya menjadi pemilih tetapi juga menjadi kader pengawas yang peduli regulasi pemilu sehingga tak ada kecurangan.

Mengenai peran Hunas, Sumadi menyampaikan bahwa Humas yang merupakan wajah Bawaslu Sragen selama ini sudah berperan aktif menyampaikan informasi dan edukasi. Sasarannya adalah apa yang ada di Bawaslu Sragen diketahui masyarakat umum, selain juga sebagai bentuk pertanggung-jawaban.

“Di Instagram, Facebook, Twitter masing-masing ada 607 postingan. Sedangkan di Tiktok ada 47, Youtube 37 konten, dan berita di Website ada 116,” ujar Sumadi begitu Maria Rosa menanyakan data kehumasan yang telah dipublikasikan selama tahun 2025.

Di sesi akhir, ia berpesan agar ruang demokrasi di Sragen dihidupkan, dengan mengajak masyarakat bicara lebih luas lagi tentang demokrasi. Semakin banyak yang bicara demokrasi, maka demokrasi di Sragen akan semakin maju.

Penulis dan Foto: Hum@s

Editor: Hum@s