Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, Bawaslu Sragen Sosialisasikan Pendidikan Kader P2P di Dua SMK
|
SRAGEN, BAWASLU – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan keterlibatan generasi muda dalam pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen melakukan aksi "jemput bola" dengan menyambangi dua sekolah kejuruan pada hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan surat pemberitahuan sekaligus undangan resmi terkait kegiatan Pendidikan Kader Pengawas Partisipatif (P2P) kepada perwakilan siswa di SMKN 1 Sragen dan SMK 2 Muhammadiyah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian (Kasubag) Pengawas Pemilu dan Humas Bawaslu Sragen, Gelar Rajawali Mahendra, bersama Staf Partisipasi Masyarakat (Parmas), Maria Rosa. Kehadiran tim Bawaslu disambut dengan antusias oleh pihak sekolah beserta para siswa yang ditunjuk sebagai calon kader pengawas partisipatif.
Kunjungan ini tidak sekadar untuk menyerahkan undangan administratif, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk memberikan pengenalan dan pemahaman awal mengenai program P2P kepada para siswa. Dalam penjelasannya, Gelar Rajawali Mahendra menekankan betapa pentingnya peran pemuda, khususnya para pemilih pemula, dalam menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi di Kabupaten Sragen.
"Pendidikan Kader P2P ini bukan sekadar kegiatan formalitas belaka, melainkan sebuah wadah bagi adik-adik pelajar untuk memahami bagaimana proses pemilu berjalan dan bagaimana kita bisa bersama-sama mencegah terjadinya pelanggaran. Peran aktif generasi muda adalah kunci utama bagi iklim demokrasi yang sehat," jelas Gelar di hadapan para perwakilan siswa.
Senada dengan pernyataan tersebut, Staf Parmas Maria Rosa turut memberikan gambaran umum mengenai materi edukasi yang akan didapatkan oleh para kader nantinya. Ia menjelaskan bahwa para peserta akan dibekali dengan berbagai pengetahuan esensial, mulai dari dasar-dasar pengawasan pemilu, tata cara melaporkan dugaan pelanggaran, hingga strategi melakukan edukasi politik yang efektif di lingkungan pertemanan mereka.
Adapun kegiatan puncak Pendidikan Kader P2P Bawaslu Sragen ini rencananya akan diselenggarakan pada 28 Juli 2026 mendatang.
Melalui sosialisasi tatap muka dan penyerahan undangan ini, Bawaslu Sragen menaruh harapan besar agar para perwakilan kader dari SMKN 1 Sragen dan SMK 2 Muhammadiyah dapat mempersiapkan diri dengan matang. Ke depannya, para peserta P2P ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi agen-agen pengawas partisipatif yang kritis, berani, dan berintegritas tinggi dalam mengawal suara rakyat.
Penulis dan Foto: brian
Editor: Hum@s