Terima Kunjungan OSIS SMKN 1 Kedawung, Bawaslu Sragen Dorong Praktik Demokrasi melalui Pemilos
|
Sragen – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen menerima kunjungan perwakilan siswa OSIS SMKN 1 Kedawung pada Senin (14/9/2026). Hal ini merupakan langkah nyata dalam menjalin kerja sama yang selama ini telah berlangsung dengan baik. Kunjungan tersebut diterima dengan baik oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Sragen, didampingi Kepala Subbagian Pengawas Pemilu dan Hubungan Masyarakat serta staf.
Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Sragen telah melakukan serangkaian kegiatan di SMKN 1 Kedawung seperti merekrut siswa menjadi peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), sosialisasi pendidikan demokrasi kepada para siswa, serta menjadi pembina upacara.
Dalam kesempatan itu, dibahas persiapan terkait pemilihan Ketua OSIS yang biasa disebut Pemilos yang akan digelar di SMKN 1 Kedawung. Diskusi dan evaluasi dilakukan terhadap pemilihan ketua OSIS sebelumnya. Mekanisme pemilihan sebelumnya menggunakan sistem perwakilan lima siswa mewakili satu suara di setiap kelas.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sragen, Sumadi menyampaikan pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar menghasilkan pemimpin, tapi bagaimana kegiatan ini menjadi sarana belajar berdemokrasi, berani menjadi pemilih yang berkarakter dalam menyuarakan aspirasi, serta bagaimana menghargai hak pilihan yang berbeda.
Di hadapan perwakilan OSIS tersebut, Sumadi memaparkan opsi pemilihan yang lebih demokratis dengan melibatkan seluruh siswa lewat prinsip satu siswa satu suara. Disampaikannya mengenai rancangan tata kelola pemilihan ketua OSIS yang meliputi mekanisme pembentukan panitia penyelenggara, penyusunan program, anggaran dan regulasi. Untuk menyukseskan pemilihan ketua OSIS yang mengadopsi sistem Pemilu, Bawaslu Kabupaten Sragen siap terlibat sepenuhnya, termasuk menyediakan peralatan pemilihan.
Nantinya para siswa dapat menguji kapasitas calon ketua OSIS melalui debat terbuka. Sebanyak 1.300 siswa di sekolah tersebut bisa memilih secara langsung serta dapat belajar memahami proses demokrasi yang sedang berlangsung.
Keterlibatan Bawaslu Kabupaten Sragen ini merupakan tindak lanjut program sosialisasi demokrasi melalui praktik dalam menghadirkan iklim demokrasi di sekolah. Dinamika yang tumbuh dan tantangan yang ada diharapkan bisa menjadi bekal pemahaman agar dalam pemilu nanti para siswa yang memiliki hak pilih mampu menjadi pemilih yang cerdas, tidak pragmatis, serta bertanggung jawab.
Penulis dan Foto: Hum@s
Editor: Hum@s