Lompat ke isi utama

Berita

Rangkul Pemilih Pemula, Bawaslu Sragen Edukasi Siswa SMK Binawiyata Tentang P2P dan Siapkan Pendidikan Lanjutan

1235k8

SRAGEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen terus menggencarkan langkah-langkah preventif dan edukatif guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi. Hari ini, Jumat (24/7/2026), Bawaslu Sragen menyambangi kalangan pemilih pemula dengan memberikan sosialisasi terkait program P2P kepada perwakilan siswa SMK Binawiyata Sragen.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Sragen, Sumadi. Di hadapan para siswa, Sumadi menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep dan tujuan dari P2P, serta pentingnya peran generasi Z dalam menjaga integritas pemilu.

"Adik-adik di SMK Binawiyata ini adalah pemilih pemula yang memiliki peran penting dalam demokrasi. Melalui pengenalan P2P ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa peran Gen Z tidak hanya berhenti di bilik suara. Mereka berpotensi besar menjadi mata dan telinga Bawaslu untuk ikut serta melakukan pengawasan secara partisipatif demi mencegah terjadinya pelanggaran pemilu," tegas Sumadi di sela-sela pemaparannya.

Sumadi menjelaskan bahwa keterlibatan pelajar sangat penting untuk menciptakan iklim demokrasi yang bersih. Ia mengajak para siswa untuk berani menolak politik uang (money politics), menghindari hoaks, serta tidak ragu melaporkan potensi kecurangan yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.

Selain mengenalkan konsep dasar P2P, dalam kesempatan tersebut Sumadi juga menyampaikan mengenai tindak lanjut dari program ini. Bawaslu Sragen, terangnya, tidak hanya memberikan pemahaman di permukaan, tetapi telah menyiapkan forum edukasi yang lebih intensif.

"Sebagai bentuk komitmen Bawaslu Sragen dalam mencetak kader pengawas yang berkualitas, kami akan melaksanakan kegiatan pendidikan khusus bagi para peserta P2P. Kegiatan pendidikan ini akan kami selenggarakan pekan depan, tepatnya pada tanggal 28 Juli 2026," imbuh Sumadi.

Melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah seperti SMK Binawiyata, Bawaslu Sragen optimistis pengawasan pemilu dan pemilihan di Kabupaten Sragen akan semakin berintegritas.

Penulis dan Foto: brian 

Editor: Hum@s